Luar Biasa, Pemerintah Hongkong Akan Libatkan DPLN Pemuda Batak Bersatu Dalam Pagelaran Seni Budaya

HONGKONG – Dewan Pimpinan Luar Negeri Pemuda Batak Bersatu Hongkong terbentuk Berdasarkan SK.No.068/DPP-PBB/SK/X/2020, menetapkan bahwa, ROGANDA PRASTICA HUTABARAT sebagai Ketua, HOTMAULI ARITONANG sebagai Sekretaris, dan VINA YOLANTIA PURBA sebagai Bendahara.

Kehadiran mereka membuat sebuah warna baru di negara Hongkong saat ini, termasuk keterlibatannya dalam sebuah pagelaran seni budaya yang akan diselenggarakan oleh pemerintahan Hongkong dalam waktu dekat ini.

Dalam hal ini Dewan Pimpinan Luar Negeri Pemuda Batak Bersatu Hongkong patut diacungi jempol karena akan menghadirkan seni dan budaya suku batak yang sangat dibanggakan yaitu, tari tortor dan akan dihadiri oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan pejabat lainnya di tanggal 29 Agustus 2021 nanti.

Ketua DPLN Hongkong ROGANDA PRASTICA HUTABARAT, mengatakan, dengan adanya penawaran ini dari pemerintah Hongkong sangat luar biasa sehingga membuatnya dan rekan-rekan lainnya begitu bangga. Sehingga saat ini sedang mempersiapkan segala sesuatunya agar hasilnya mantap di hari H nanti.

“Kami sangat bahagia dan patut berbangga sebagai warga negara Indonesia dan memiliki suku budaya batak. Ditambah dengan bergabungnya kami di Organisasi Pemuda Batak Bersatu ini tentu semakin luar biasa rasa percaya diri kami,” ucapnya melalui aplikasi WhatsApp kepada Humas Dewan Pimpinan Pusat PBB, Sartono Manalu, Selasa (13/07/21) malam.

Dengan adanya undangan ini lanjut Roganda, suku batak dan Organisasi PBB akan terwakili. Dan ia bersama pengurus lainnya berharap kehadiran Ormas PBB di negara Hongkong akan menjadi berkat.

“Lewat acara ini, suku batak juga Ormas PBB akan terwakili. Kami juga mohon support dari Keluarga Besar PBB di seluruh Dunia agar kami bisa menjadi bermanfaat bagi sesama, pemerintahan Hongkong dan membawa nama harum suku kita batak,” tutup Ketua DPLN PBB Hongkong Roganda seranya menyampaikan salam hangat dan salam Pemuda Batak Bersatu, Satu Rasa, Satu Jiwa, NKRI Harga Mati bagi Keluarga Besar PBB se-dunia.

(Dep MPP)

Komentar