oleh

Peduli Kasih, Pemuda Batak Bersatu Sambangi Nenek Suprihatin di Aimas

-Sosial-87 views

PAPUA BARAT – Nenek Suprihatin (70) Tahun, Perempuan yang berusia lanjut diketahui tinggal seorang diri, disambangi Pemuda Batak Bersatu Papua Barat sebagai tanda peduli kasih terhadap sesama.

Nenek Suprihatin yang tinggal di bilangan jalan Petrochina Klalin, tepatnya di kelurahan Warmon distrik Aimas Kabupaten Sorong-Papua Barat hidup sangat memprihatinkan.

Kehadiran Pemuda Batak Bersatu Papua Barat adalah wujud berbuat kepada sesama, “Kami akan membersihkan jalan menuju rumah nenek agar terlihat tampak berpenghuni dari depan,” kata Ketua DPC PBB Kabupaten Sorong Sahala Sijabat, Sabtu (25/09/2021).

“Kami dapat informasi dari anggota PBB, maka kami langsung action dengan menerjunkan anggota untuk melakukan pembabatan rumput menuju ke rumah nenek Suprihatin. Nenek tinggal sendiri dirumah ini, menurut nenek tidak ada keluarga tinggal di Sorong, hanya saja anaknya 1 orang kerja di kota  sebagai penjaga sekolah,” terang Sijabat.

Foto/mpp

Sijabat menjelaskan, bahwa sangat prihatin dengan kehidupan nenek Suprihatin, dengan usia senja dan terbatas kemampuan tinggal sendiri di rumah. Nenek juga sudah sering jatuh sakit dengan kesendiriannya, sehingga butuh uluran dari berbagai pihak untuk menata lanjut kehidupannya.

“Nenek sudah tidak bekerja lagi. Dan kehadiran kami membawa sedikit sembako, sebagai wujud berbagi kasih terhadap nenek Suprihatin,” lanjut dia.

Ia juga merinci anggota Pemuda Batak Bersatu yang ikut membersihkan pekarangan rumah nenek Suprihatin, ada perwakilan dari DPD Papua Barat, DPC Kota Sorong dan dari DPC PBB Kabupaten Sorong.

Foto/mpp

Sementara Ketua DPD PBB Papua Barat yang turut hadir Frangky M Abas Silaen mengatakan, turut prihatin dengan apa yang dialami nenek Suprihatin, semoga kedepan ada yang dapat memperhatikan nenek, apalagi usia semakin ujur.

“Jadi yang kami lakukan hari ini, hanya sebagai wujud peduli kasih. Tidak seberapa dibandingkan apa yang menjadi kelanjutan hidup nenek ke depan. Ya, kita sama-sama berdoa kepada Tuhan ada tangan-tangan kasih yang dapat membantu nenek,” tutupnya.

(Biro MPP Papua Barat)

Komentar

MPP PBB News