oleh

Tak Miliki Biaya Untuk Berobat, PBB Papua Beri Bantuan bagi Warga yang Sakit

-Sosial-100 views

JAYAPURA – Pemuda Batak Bersatu DPD Papua memberikan bantuan bagi salah satu warga, Lamhot Tambunan yang tidak memimili biaya untuk berobat.

Diketahui bahwa, saudara Lambok sudah cukup lama mengalami sakit dan tinggal di Kampung Buton Skyland, Kota Jayapura ini telah memiliki 2 orang anak.

Tepat pada Selasa (12/09/21) lalu, Lamhot dibawa dan didampingi rekan juang PBB Papua ke RS TNI AL karena penyakit Gula, Asam Urat, Lambung yang dialami namun tidak pernah dibawa berobat oleh keluarga.

Wakil Ketua DPD PBB Papua, Liston Silalahi meneceritakan, bahwa dirinya mendengar kabar sakitnya Lambok ini berawal dari berita yang diviralkan oleh Oma Imbiri di IKJ (informasi) yang tinggal di Kampung Buton. Dan berita ini kemudian diteruskan ke dunia maya (medsos).

“Saya kaget dapat info itu dari facebook dan youtube. Info itu terkesaan ada warga Batak yang dibiarkan. Setelah di kroscek ke Ikatan marga, namun banyak yang tidak tahu tentang keberadaan saudara Lambok Tambunan,” kata dia.

Padahal lanjut dia, Lambok sudah cukup lama tinggal Jayapura, bahkan telah memiliki 2 orang anak dari mantan istri boru Buton dan sudah beranjak dewasa,

“Kejadian (viral) yang dialami warga Batak (Lamhot) membuat kami kaget dan merasa terpukul ternyata ada warga kita Batak yang belum menyatu dengan kita dan kemudian diviralkan oleh warga IKJ. Ini yang membuat kita miris. Semoga tidak terjadi lagi. Terlepas dari itu, apapun latar belakangnya, kita dari organisasi PBB ikut ambil tindakan untuk membantu saudara kita Batak,” ujarnya.

Lebih lanjut ia katakan, dengan moto; satu rasa, satu jiwa, pihaknya dengan sukarela ikut membatu keluarga dengan bantuan diakonia sakit secara spontanitas dari anggota PBB Papua,” ucapnya.

Dikatakannya, adapun donasi diakonia yang terkumpul secara spontanitas dari anggota sebesar Rp 2.500.000. Ia berharap mudah mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban keluarga.

“Saat ini saudara Lambok Tambunan sudah ditangani dokter di RS TNI Angkatan Laut Kota Jayapura,” tutupnya.

(Biro MPP Jayapura)

Komentar

MPP PBB News